Minggu, 22 Juni 2014

PENGERTIAN MANUSIA DAN TANGGUNG JAWAB,MANUSIA DAN KASIH SAYANG, MANUSIA DAN HARAPAN

Pengertian manusia dan tanggung jawab

Manusia dan Tanggung Jawab
http://abra139210.files.wordpress.com/2011/04/relationship.jpg?w=630Pengertian Tanggung Jawab
Tanggung jawab menurut kamus umum Bahasa Indonesia adalah keadaan wajib menanggung segala sesuatunya. Sehingga bertanggung jawab menurut kamus umum bahasa Indonesia adalah berkewajiban menanggung, memikul jawab, menanggung segala sesuatunya, atau memberikan jawab dan menaggung akibatnya.
Tanggung jawab adalah kesadaran manusia akan tingkah laku atau oerbuatannya yang disengaja maupun tidak disengaja. Tanggung jawab juga berarti berbuat sebagai perwujudan kesadaran akan kewajibannya. 
Makna Tanggung Jawab
http://abra139210.files.wordpress.com/2011/04/taking-responsibility-for-your-choices031.jpg?w=300&h=228
Makna dari tanggung jawab itu sendiri ialah siap menerima kewajiban atau tugas. Dalam artian disini bahwa ketika seseorang diberikan kewajiban atau tugas, seseorang tersebut akan menghadapi suatu pilihan yaitu menerima dan menghadapinya dengan dedikasi atau menunda dan mengabaikan tugas atau kewajiban tersebut.
Jenis-jenis Tanggung Jawab
Manusia itu berjuang adalah memenuhi keperluannya sendiri atau untuk keperluan pihak lain. Untuk itu ia menghadapi manusia lain dalam masyarakat atau menghadapi lingkungan alam. Dalam usahanya itu manusia juga menyadari bahwa ada kekuatan lain yang ikut menentukan, yaitu kekuasaan Tuhan. Dengan demikian tanggung jawab itu dapat dibedakan menurut keadaan manusia atau hubungan yang dibuatnya, atas dasar ini, lalu dikenal beberapa jenis tanggung jawab, yaitu
1.      Tanggung jawab terhadap diri sendiri
Tanggung jawab terhadap diri sendiri menentukan kesadaran setiap orang untuk memenuhi kewajibannya sendiri dalam mengembangkan kepribadian sebagai manusia pribadi. Dengan demikian bisa memevahkan masalah-masalah kemanusiaan mengenai dirinya sendiri menurur sifat dasarnya manusia adalah mahluk bermoral, tetapi manusia juga pribadi. Karena merupakan seorang pribasi maka manusia mempunyai pendapat sendiri, perasaan sendiri, berangan-angan sendiri. Sebagai perwujudan dari pendapat, perasaan dan angan-angan itu manusia berbuat dan bertindak. Dalam hal ini manusia tidak luput dari kesalahan, kekeliruan, baik yang sengaja maupun yang tidak.
2.      Tanggung jawab terhadap keluarga
http://abra139210.files.wordpress.com/2011/04/family.jpeg?w=630Keluarga merupakan masyarakat kecil. Keluarga terdiri dari suami, ister, ayah, ibu anak-anak, dan juga orang lain yang menjadi anggota keluarga. Tiap anggota keluarga wajib bertanggung jawab kepada keluarga. Tanggung jawab ini menyangkut nama baik keluarga. Tetapi tanggung jawab juga merupakan kesejahteraan, keselamatan dan kehidupan.
3.      Tanggung jawab terhadap masyarakat
http://abra139210.files.wordpress.com/2011/04/1_599911849l.jpg?w=300&h=225Pada hakekatnya manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan manusia lain, sesuai dengan kedudukannya sebagai mahluk sosial. Karena membutuhkan manusia lain maka ia harus berkomunikasi dengan manusia lain. Sehingga dengan demikian manusia disini merupakan anggota masyarakat yang tentunya mempunyai tanggung jawab seperti anggota masyarakat yang lain agar dapat melangsungkan hidupnya dalam masyrakat tersebut. Wajarlah apabila segala tingkah laku dan perbuatannya harus dipertanggung jawabkan kepada masyarakat.
4.      Tanggung jawab kepada Bangsa / Negara
http://abra139210.files.wordpress.com/2011/04/garuda_pancasila.jpg?w=300&h=219Suatu kenyataan lagi, bahwa tiap manusia, tiap individu adalah warga negara suatu negara. Dalam berpikir, berbuat, bertindak, bertingkah laku manusia tidak dapat berbuat semaunya sendiri. Bila perbuatan itu salah, maka ia harus bertanggung jawab kepada negara
5.      Tanggung jawab terhadap Tuhan
http://abra139210.files.wordpress.com/2011/04/shalat1.jpg?w=630Tuhan menciptakan manusia di bumi ini bukanlah tanpa tanggung jawab, melainkanuntuk mengisa kehidupannya manusia mempunyai tanggung jawab lngsung terhadap Tuhan. Sehingga tindakan manusia tidak bisa lepas dari hukum-hukum Tuhan yang dituangkan dalam berbagai kitab suci melalui berbagai macam agama. Pelanggaran dari hukum-hukum tersebut akan segera diperingatkan oleh Tuhan dan juga dengan peringatan yang keraspun manusia masih juga tidak menghiraukan maka Tuhan akan melakukan kutukan. Sebab dengan mengabaikan perintah-perintah Tuhan berarti mereka meninggalkan tanggung jawab yang seharusnya dilakukan manusia terhadap Tuhan sebagai penciptanya, bahkan untuk memenuhi tanggung jawab, manusia perlu pengorbanan.
 Contoh Tanggung Jawab
Terhadap diri sendiri
Misalnya sebagai seorang pelajar kita haruslah mengerti dan menyadari posisi kita untuk senantiasa belajar dan mengerjakan segala pekerjaan rumah dengan penuh dedikasi, karena hal-hal seperti itulah yang akan mempengaruhi kesuksesan kita sendiri pada akhirnya. Hal-hal tersebut tidak ada kaitannya sama sekali dengan orang lain, karena yang menentukan jalan hidup kita, masa depan kita adalah kita sendiri.
Terhadap keluarga
http://abra139210.files.wordpress.com/2011/04/fungsikeluargapadatanggungjawab.jpg?w=300&h=173
Misalnya seorang anak memiliki tanggung jawab kepada keluarganya untuk selalu menjaga dan melindungi nama baik keluarganya setiap saat dengan cara bertindak dan berperilaku dengan sopan dan santun sesuai dengan aturan yang ada dalam masyarakat dan tidak melanggar aturan-aturan tersebut.
Terhadap masyarakat
Manusia sebagai mahkluk social tentunya tidak dapat hidup sendiri dan harus bermasyarakat dengan individu lainnya, oleh karena itu setiap anggota masyarakat memiliki tanggung jawab yang sama dalam masyarakat misalnya tanggung jawab untuk menjaga kebersihan, keamanan, dan ketentraman di lingkungan masyarakat tersebut.
Terhadap bangsa dan Negara
Dalam bermasyarakat untuk mencapai tujuan kesejahteraan bersama maka diadakannya kegiatan berbangsa dan bernegara. Dimana masing-masing dari kita memiliki tanggung jawab yang sama untuk Negara yakni menjaga persatuan dan kesatuan Negara dengan mengikuti hokum dan tata tertib bernagsa dan bernegara yang diterapkan di Negara tersebut.
Terhadap Tuhan                    
Sebagai mahkluk yang telah di ciptakan oleh Tuhan di dunia ini, dilindungi dan dibesarkan, diberikan akal sehat dan berbagai macam rahmat dan karunia-Nya maka kita tentunya memiliki tanggung jawab untuk menjaga dan melestarikan segala sesuatu yang telah diberikan-Nya kepada kita dan serta senantiasa mensyukuri apa yang telah diberikan oleh Tuhan kepada kita dengan cara beribadah dan berdoa kepada-Nya
anwarabdi.wordpress.com









Pengertian manusia dan kasih sayang

Kasih sayang adalah perasaan sayang, perasaan cinta atau perasaan suka kepada seseorang. Apabila suatu hubungan cinta diakhiri dengan sebuah pernikahan maka hal ini akan menimbulkan perasaan yang lebih dewasa lagi dan juga menuntut agar suatu hubungan tersebut lebih bertanggung jawab, perasaan inilah yang disebut dengan kasih sayang. Berbicara soal mengenai kasih sayang tentu tak lepas dari cinta. Oleh karenanya antara kasih sayang, cinta dan kemesraan tak bisa pisah-pisahkan meskipun semua beda penegertian, sebab semuanya saling mengaitkan. Cinta dan kasih sayang adalah salah satu kebutuhan manusia yang paling asasi. Dengan cinta dan kasih sayang dapat menciptakan suasana damai dan tentram, namun cinta dan kasih sayang bisa bernilai sebaliknya yang dapat menimbulkan peperangan. Misalnya jika negara kita diserang oleh negara lain, karena rasa cinta kepada bangsa dan sayang kepada keluarga atau rekan kita yang menjadi korban maka kita akan rela berperang. Cinta dan kasih sayang bernilai sangat universal. Cinta dan kasih sayang adalah bahasa zaman yang tak pernah lekang olehnya.


Bentuk wujud cinta kasih manusia kepada penciptanya adalah pengabdian, kesetiaan, ketaatan dan sebagaimana. Sebagaimana keterikatan manusia kepada tuhannya. Sedangkan wujud cinta kasih makhluk hidup kepada sesamanya terbagi atas 3.Pertama cinta philiayakni seperti cinta kepada saudara, cinta kepada orang tua, cinta kepada teman, cinta kepada sesama. Yang kedua cinta eros yakni cinta yang menegakkan aspek ragawi (erotis).Yang ketiga cinta amor yakni cinta yang menekankan aspek psikologis dan emosi.Unsur cinta adalah keterikatan, keintiman dan kemesraan. Ketiganya menyatu dalam segitiga. Dan menjadi ketergantungan. Ketiga unsur cinta ini sama kuat. Namun jika ketiganya tidak sama-sama kuat akan mengakibatkan cinta yang hambar. Dan ada ketidak seimbangan antara yang satu dengan yang lainnya. Sedangkan cinta kasih manusia kepada alam atau lingkungannya terwujud dalam bentuk menjaga lingkungan, menciptakan keserasian, keselarasan, keseimbangan dengan alam lingkungan sehingga dapat tercapai kehidupan yang aman dan tentram. Cinta kasih manusia kepada dirinya sendiri terwujud dalam bentuk menjaga dirinya sendiri unsur-unsur yang terdapat dalam cinta adalah simpati seperti kenal, tahu, pengertian, dan perhatian. dan emosi seperti pengorbanan, tanggung jawab, saling menghormati dan kasih sayang. Cinta kasih terjadi apabila perasaan simpati antara 2 subjek saling mengisi dan melengkapi sehingga terjadilah dinamika cinta. Setiap makhlukhidup memerlukan cinta dan kasih. Karena cinta dan kasih merupakan keperluan fundamental setiap makhluk hidup. Tanpa kita sadari dalam diri manusia terdapat cinta kasih. Emosi ini terjadi antara kita dan orang lain bahkan dengan ketidak sengajaan. Bahkan emosi ini juga terjadi antara manusia 1 kepada manusia lainnya yang belum kenal.

Referensi :







Pengertian manusia dan harapan

Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya.
Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing, Misalnya, Budi yang hanya mampu membeli sepeda, biasanya tidak mempunyai harapan untuk membeli mobil. Seorang yang mempunyai harapan yang berlebihan tentu menjadi buah tertawaan orang banyak, atau orang itu seperti peribahasa “Si pungguk merindukan bulan”
Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan, misalnya Rafiq mengharapkan nilai A dalam ujian yang akan datang, tetapi tidak ada usaha, tidak pernah hadir kuliah. Ia menghadapi ujian dengan santai. Bagaimana Rafiq memperoleh nilai A. luluspun mungkin tidak.
Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
Harapan berasal dan kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.Jadi untuk mewujudkan harapan itu harus disertai dengan usaha yang sesuai dengan apa yang diharapkan Bila dibandingkan dengan cita-cita , maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk: sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang. Antar harapan dan cita-cita terdapat persamaam yaitu :
• keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud
• pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik atau meningkat.
Persamaan Harapan dan Cita-cita
http://abra139210.files.wordpress.com/2011/05/boydream.jpg?w=300&h=199 
Harapan berasal dari kata harap yang berarti keinginan supaya sesuatu terjadi; sehingga harapan berarti sesuatu yang diinginkan dapat terjadi. Dengan demikian harapan menyangkut masa depan.
Setiap manusia mempunyai harapan. Manusia yang tanpa harapan, berarti manusia itu mati dalam hidup. Orang yang akan meninggal sekalipun mempunyai harapan, biasanya berupa pesan-pesan kepada ahli warisnya. Harapan tersebut tergantung pada pengetahuan, pengalaman, lingkungan hidup, dan kemampuan masing-masing. Berhasil atau tidaknya suatu harapan tergantung pada usaha orang yang mempunyai harapan. Harapan harus berdasarkan kepercayaan, baik kepercayaan pada diri sendiri, maupun kepercayaan kepada Tuhan Yang Maha Esa. Agar harapan terwujud, maka perlu usaha dengan sungguh-sungguh. Manusia wajib selalu berdoa. Karena usaha dan doa merupakan sarana terkabulnya harapan.
Cita-cita merupakan Impian yang disertai dengan tindakan dan juga di berikan batas waktu. Jadi kalau kita bermimpi untuk menjadi netpreneur yang sukses, ya… harus di sertai tindakan jangan cuma berandai-andai saja. Serta jangan lupa di berikan target waktu sehingga kita punya timeline kapan hal tersebut kita inginkan terealiasasi.
Dari kecil kita pasti dinasehati oleh orangtua, guru ataupun buku untuk menggantungkan cita-cita setinggi langit. Semua itu memang benar karena dengan adanya cita-cita atau impian dalam hidup kita akan membuat kita semangat dan bekerja keras untuk menggapai kehidupan yang lebih baik di dunia.
Cita-cita yang baik adalah cita-cita yang dapat dicapai melalui kerja keras, kreativitas, inovasi, dukungan orang lain dan sebagainya. Khayalan hasil melamun cenderung tidak logis dan bersifat mubazir karena banyak waktu yang terbuang untuk menghayal yang tidak-tidak.
Dalam bercita-cita pun sebaiknya jangan terlalu mendetail dan fanatik karena kita bisa dibuat stres dan depresi jika tidak tercapai. Contoh adalah seseorang yang punya cita-cita jadi dokter. Ketika dia tidak masuk jurusan ipa dia stress, lalu gagal snmptn / spmb kedokteran dia stress, dan seterusnya.
Tidak semua orang bisa menentukan cita-cita. Jika tidak bisa menentukan cita-cita, maka bercita-citalah untuk menjadi orang yang berguna dan dicintai orang banyak dengan hidup yang berkecukupan. Untuk mendapatkan motivasi dalam mengejar cita-cita kita bisa mempelajari kisah sukses orang lain atau membaca atau melihat film motivasi hidup seperti laskar pelangi.
Bila dibandingkan dengan cita-cita, maka harapan mengandung pengertian tidak terlalu muluk, sedangkan cita-cita pada umumnya perlu setinggi bintang. Antara harapan dan cita-cita terdapat persamaan yaitu: keduanya menyangkut masa depan karena belum terwujud, pada umumnya dengan cita-cita maupun harapan orang menginginkan hal yang lebih baik ataumeningkat.
Penyebab Manusia Mempunyai Harapan
http://abra139210.files.wordpress.com/2011/05/openyourmind.jpg?w=300&h=300 
Menurut kodratnya manusia itu adalah mahluk sosial. Setiap lahir ke dunia langusung disambut dalam suatu pergaulan hidup, yakni di tengah suatu keluarga atau anggota masyarakat lainnya. Tidak ada satu manusiapun yang luput dari pergaulan hidup. Ditengah – tengah manusia lain itulah, seseorang dapat hidup dan berkembang baik fisik/jasmani maupun mental/ spiritualnya. Ada dua hal yang mendorong orang hidup bergaul dengan manusia lain, yakni dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup.
• Dorongan kodrat
Kodrat ialah sifat, keadaan, atau pcmbawaan alamiah yang sudah terjelma dalam diri manusia sejak manusia itu diciptakan oleh Tuhan. Misalnya menangis, bergembira, berpikir, berjalan, berkata, mempunyai keturunan dan sebagainya. Setiap manusia mempunyai kemampuan untuk itu semua.
Dorongan kodrat menyebabkan manusia mempunyai keinginan atau harapan, misalnya menangis, tertawa, bergembira, dan scbagainya. Seperti halnya orang yang menonton Pertunjukan lawak, mereka ingin tertawa, pelawak juga mengharapkan agar penonton tertawa terbahak-bahak. Apabila penonton tidak tertawa, harapan kedua belah pihak gagal, justru sedihlah mereka.
Kodrat juga terdapat pada binatang dan tumbuh-tumbuhan, karena binatang dan tumbuhan perlu makan, berkembang biak dan mati. Yang mirip dengan kodrat manusia ialah kodrat binatang, walau bagaimanapun juga besar sekali perbedaannya. Perbedaan antara kedua mahluk itu, ialah bahwa manusia memiliki budi dan kehendak. Budi ialah akal, kemampuan untuk memilih. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan, sebab bila orang akan memilih, ia harus mengetahui lebih dahulu barang yang dipilihnya. Dcngan budinya manusia dapat mengetahui mana yang baik dan mana yang buruk, mana yang benar dan mana yang
salah, dan dengan kehendaknya manusia dapat memilih. Dalam diri manusia masing-masing sudah terjelma sifat, kodrat pembawaan dan kemampuan untuk hidup bergaul, hidup bermasyarakat atau hidup bcrsama dengan manusia lain. Dengan kodrat ini, maka manusia mempunyai harapan.
• Dorongan kebutuhan hidup
Sudah kodrat pula bahwa manusia mempunyai bermacam-macam kebutuhan hidup. Kebutuhan hidup itu pada garis besamya dapat dibedakan atas : kebutuhan jasmani dan kebutuhan rohani
Kebutuhan jasmaniah misalnya ; makan, minum, pakaian, rumah. (sandang, pangan,
dan papan), ketenangan, hiburan, dan keberhasilan.
Untuk memenuhi semua kebutuhan itu manusia bekerja sama dengan manusia lain.
Hal ini disebabkan, kemampuan manusia sangat terbatas, baik kemampuan fisik/jasmaniah
maupun kemampuan berpikimya.
Dengan adanya dorongan kodrat dan dorongan kebutuhan hidup itu maka manusia
mempunyai harapan. Pada hakekatnya harapan itu adalah keinginan untuk memenuhi kebutuhan
hidupnya.
Menurut Abraham Maslow sesuai dengan kodratnya harapan manusia atau kebutuhan
manusia itu ialah :
a) kelangsungan hidup (survival)
b) keamanan ( safety )
c) hak dan kewajiban mencintai dan dicintai (be loving and love)
d) diakui lingkungan (status)
e) perwujudan cita-cita (self actualization)


http://abra139210.wordpress.com/2011/05/24/manusia-dan-harapan/

PENGERTIAN SOSIAL BUDAYA


Kemasyarakatan Setiap masyarakat mempunyai 4 unsur penting yang menentukan eksistensinya yaitu struktur sosial, pengawas sosial, media sosial dan standar sosial.

Struktur sosial: setiap masyarakat terdiri dari kelompok-kelompok untuk memudahkan pelaksanaan tugas.
Pengawas sosial: pengawas sosial mencakup sistem dari ketentuan-ketentuan yang mengatur kegiatan dan tindakan anggota masyarakat, pengetahuan empiris yang digunakan manusia untuk menanggulangi lingkungan, dan pengetahuan empiris yang mengatur sikap dan tingkah laku manusia seperti agama, kepercayaan, ideologi dan sebagainya.
Media sosial: Dalam pelaksanaan tugas dan kegiatan sosial, diperlukan adanya komunikasi dan relasi antar anggota masyarakat. Komunikasi dan relasi itu dilangsungkan dengan menggunakan bahasa dan alat transportasi.
Standar sosial: standar sosial merupakan ukuran untuk menilai tingkah laku anggota masyarakat serta nilai tingkah cara masyarakat mencapai tujuan.

Kebudayaan. Kebudayaan merupakan keseluruhan cara hidup masyarakat yang perwujudannya tampak pada tingkah laku para anggotanya. kebudayaan tercifta oleh banyak faktor organ biologis manusia, lingkungan alam, lingkungan sejarah, dan lingkungan psikologisnya. Masyarakat Budaya membentuk pola budaya sekitar satu atau beberapa fokus budaya. Fikus budaya dapat berupa nilai misalnya keagamaan, ekonomi, ideologi dan sebagainya.
Setelah dikemukakan masing-masing arti kata dari sosial dan budaya, maka pengertian sosial budaya dapat dirumuskan adalah sebagai kondisi masyarakat (bangsa) yang mempunyai nilai-nilai dalam kehidupan masyarakat berbangsa dan bernegara yag dilandasi dengan falsafah negara kesatuan Republik Indoesia.
Ketahanan di bidang sosial budaya dimaksud menggambarkan kondisi dinamis suatu bangsa atau masyarakat, berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan pengembangan kekuatan nasional didalam menghadapi ancaman, gangguan, hambatan dan tantangan dari dalam maupun dari luar yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan sosial budaya bangsa dan negara


http://buka-mata.blogspot.com/2013/05/pengertian-sosial-budaya.html

PENGERTIAN ILMU BUDAYA DASAR

Definisi Ilmu Budaya Dasar
Di Indonesia istilah Ilmu Budaya Dasar dikembangkan sebagai pengganti istilah basic “humanitiesm” atau bahasa Inggrisnya “the Humanities” yang artinya manusia, berbudaya dan halus dan dalam bahasa latin yaitu “humnus“. Diharapkan seseorang akan menjadi lebih berbudaya, lebih halus dan lebih manusiawi dengan mempelajari the humanities.
ilmu budaya dasar
Pengertian Ilmu Budaya Dasar
Ilmu budaya dasar tentu berbeda dengan pengetahuan budaya. Pengetahuan budaya disini yaitu mengkaji manusia sebagai mahluk berbudaya dalam masalah nilai-nilai manusia (homo humanus).
Sedangkan ilmu budaya dasar adalah pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan.
Menurut Prof Dr. Harsya Bactiar mengemukakan bahwa ilmu dan pengetahuan dikelompokkan dalam tiga kelompok besar yaitu :
1. Ilmu-ilmu Alamiah ( natural scince )
Ilmu-ilmu alamiah bertujuan mengetahui keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam alam semesta. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah. Caranya ialah dengan menentukan hukum yang berlaku mengenai keteraturan-keteraturan itu, lalu dibuat analisis untuk menentukan suatu kualitas. Hasil analisis ini kemudian digeneralisasikan. Atas dasar ini lalu dibuat prediksi. Hasil penelitian 100% benar dan 100% salah. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu alamiah antara lain astronomi, fisika, kimia, biologi, kedokteran, mekanika.
2. Ilmu-ilmu Sosial ( social scince )
Ilmu-ilmu sosial bertujuan untuk mengkaji keteraturan-keteraturan yang terdapat dalam hubungan antara manusia. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode ilmiah sebagai pinjaman dari ilmu-ilmu alamiah. Tapi hasil penelitiannya tidak 100% benar, hanya mendekati kebenaran. Sebabnya ialah keteraturan dalam hubungan antara manusia ini tidak dapat berubah dari saat ke saat. Yang termasuk kelompok ilmu-ilmu sosial antara lain ilmu ekonomi, sosiologi, politik, demografi, antropologi sosial, sosiologi hukum, dan sebagainya.
3. Pengetahuan Budaya ( the humanities )
Pengetahuan Budaya bertujuan untuk memahami dan mencari arti kenyataan-kenyataan yang bersifat manusiawi. Untuk mengkaji hal ini digunakan metode pengungkapan peristiwa-peristiwa dan kenyataan-kenyataan yang bersifat unik, kemudian diberi arti.
Pengetahuan budaya (the humanities) dibatasi sebagai pengetahuan yang mencakup keahlian (disiplin) seni dan filsafat. Keahlian inipun dapat dibagi-bagi lagi ke dalam berbagai hiding keahlian lain, seperti seni tari, seni rupa, seni musik,dan lain-lain. Sedangkan ilmu budaya dasar (Basic Humanities) adalah usaha yang diharapkan dapat memberikan pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan kebudayaan. Dengan perkataan lain, Ilmu Budaya Dasar menggunakan pengertian-pengertian yang berasal dari berbagai bidang pengetahuan budaya untuk mengembangkan wawasan pemikiran serta kepekaan dalam mengkaji masalah masalah manusia dan kebudayaan.
Ilmu Budaya Dasar berbeda dengan pengetahuan budaya. Ilmu budaya dasar dalam bahasa Inggris disebut basic humanities. Pengetahuan budaya dalam bahasa Inggris disebut dengan istilah the humanities. Pengetahuan budaya mengkaji masalah nilai-nilai manusia sebagai mahluk berbudaya (homo humanus). Sedangkan ilmu budaya dasar bukan ilmu tentang budaya, melainkan mengenai pengetahuan dasar dan pengertian umum tentang konsep-konsep yang dikembangkan untuk mengkaji masalah-masalah manusia dan budaya.
Tujuan Ilmu Budaya Dasar
·         Ilmu budaya dasar bertujuan untuk mengenal dirinya sendiri lebih dalam maupun orang lain yang ia kenal luarnya saja
·         Mengenal perilaku diri sendiri maupun perilaku orang lain
·         Untuk pergaulan hidup dimasyarakat luas
·         Tidak terjerumus ke sifat-sifat kedaerahan dan sifat-sifat kekotaan
·         Memiliku pemikiran dan penglihatan yang jelas serta yang mendasar serta menghargai budaya yang ada disekitarnya dan ikut melestarikan budaya nenek moyang leluhur kita
·         Peka terhadap masalah-masalah pemikiran perasaan serta prilaku dan ketentuan manusia yang diciptakannya.
Diharapkan seseorang yang mempelajari ilmu budaya dasar ini dapat membangun minat dan kebiasaan tentang sesuatu yang terjadi sekitar lingkunannya dan dimana saja, menelan apa yang ia kerjakaan dan mengapa ia lakukan. Dan harapan orang yang mempelajari ini dapat memiliki keberanian moral untuk mempertanggung jawabkan nilai-nilai yang ia pertahankan dan dapat menerimanya.
Ruang Lingkup Ilmu Budaya Dasar
Berbagai aspek kehidupan mansusia merupakan seluruh ungakapan masalah kemanusiaan dan budaya dang didekati menggunakan pengetahuan budaya (the humanities). Hakekat manusia yang satu atau universal, tetapi yang beraneka ragam perwujudannya dalam kebudayaan masing-masing jaman dan tempat.
Berikut diatas merupakan Penjelasan Tentang Ilmu Budaya Dasar. Tulisan diatas dikutip dari  anneahira dan sumber-sumber terkait yang diamati, ditiru, dan dimodifikasi.

- See more at: http://bangbiw.com/penjelasan-tentang-ilmu-budaya-dasar/#sthash.L0mDewGA.dpuf

Sabtu, 16 November 2013

Rangkumam BAB 4 5 6

BAB 4 PEMUDA DAN SOSIALISASI
1.INTERNALISASI BELAJAR DAN SPESIALISASI

                Masa remaja adalah masa transisi dan secara psikologis sangat problematis,masa ini memungkinkan mereka berada dalam anomi(keadaan tanpa norma atau hukum,Red) akibat kontradiksi norma maupun orientasi mendua.Dalam keadaan demikin,seringkali muncun perilaku menyimpang atau kecenderungan melakukan pelanggaran.Kondisi ini juga memungkinkan mereka menjadi sasaran pengaruh media masa.

                Anomi,Menurut Enouch Markum , muncul akibat keanekaragaman dan kekaburan norma.Misalnya norma A yang di tanamkan dalam keluarga.sangat bertentangan dengan norma Byang ia saksikan di luar lingkungan keluarga.

ORIENTASI MENDUA

                Sedangkan mengenai orientasi mendua, menurut Dr. Male , adalah orientasi yang bertumpu pada harapan orang tua,masyarakat dan bangsa yang sering bertentangan dengan keterikatan serta loyalitas terhadap peer(teman sebaya),apakah itu di lingkungan belajar (sekolah)atau di luar sekolah.

Sementara itu Zulkarimen Nasution mengutip pendapat ahli komunikasi J.Kapper dalam bukunya The Effect of Mass Communication mengatakan kondisi bumbingan yang di alami para remaja menyebabkan mereka melahap semua isi informasi tanpa seleksi.
                Dengan demikian, mereka adalah kelompok potensial yang mudah di pengaruhi media massa apapun bentuknya.
PERAN MEDIA MASSA
                Menurut Zulkarimen Nasution, dewasa ini tersedia banyak pilihan isi informasi.
                Ciri ciri ini menyebabkan kecendrungan remaja melahap begitu saja arus informasi yang serasi dengan selera dan keinginan mereka .Zulkarimen juga mengamati,para tetua yang tadinya berfungsi sebagai penapis informasi atau pemberi rekomendasi terhadap pesan pesan yang diterima kini tidak berfungsi sebagai sediakala.

2.PEMUDA DAN INDENTITAS
                Pemuda adalah suatu  generasi yang dipundanya terbebani bermacam-macam harapan , terutama dari generasi lainnya. Hal ini dapat dimenerti karena pemuda diharapkan sebagai generasu penerus, generasi yang akan melanjutkan perjuangan generasi sebelumnya , generasi yang harus mengisi dan melangsungakan setafet pembangunan secara terus menerus.

                Lebih menarik lagi pada generasi ini mempunyai permasalahan-permasalahan yang sangan bervariasi, di mana jika permasalahan ini tidak dapat diatasi  secara proporsional makan pemuda akan kehilangan fungsinya sebagai penerus pembangunan
                a.Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda

                             Pola Dasar Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda ditetapkan oleh Menteri
                Pendidikan dan Kebudayaan dalam keputusan Menteri pendidikan dan kebudayaan Nomor:
                0323/U/1978 tanggal 28 oktober 1978.Maksud dari Pola Pembinaan dan Pengembangan
                Generasi Muda adalah agar semua pihak yang turut serta dan berkepentingan dalam
                Penanganannya benar-benar menggunakan sebagai pedoman sehingga pelaksanaanya dapat   terarah, menyeluruh dan terpadu sertadapat mencapai sasaran dan tujuan yang di maksud.
               
                            Apabila pemuda masa sekarang terpisah dan persoalan-persoalan masyarakat, maka
                Sulit akan lahir pemimpin masa datang yang dapat memimpin bangsanya sendiri.

                            Dalam Hal ini Pembinaan dan Pemngembangan Generasi Muda menyangkut dua
                Pengertian pokok,yaitu :
A)     Generasi muda sebagai subyek pembinaan dan pengemban adalah mereka yang telah memiliki bekal-bekal dan kemampuan serta landasan untuk dapat mandiri dalam keterlibatannya secara fungsional bersama potensi lainanya , guna menyelesaikan masalah-masalah yang di hadapi bangsa dalam ranggka kehidupan berbangsa dan bernegara serta pembangunan nasional.
B)      Generasi muda sebagai obyek pembinaan dan pengembangan ialah mereka yang masih memerlukan pembinaan dan pengembangan ke arah perumbuhan potensi kemampuan-kemampuannya ke tingkat yang optimal dan belum dapat bersikap mandiri yang melibatkan secara fungsional

b.  Masalah dan Potensi Generasi Muda

1)      Permasalahn Generasi Muda
Berbagai permasalahan generasi muda yang muncul pada saat ini antara lain:
               
a)      Dirasa menurunnya jiwa idealisme , patriotisme dan nasionalisme di kalangan masyarakat termasuk generasi muda
               
b)      Kekurangpastian yang di alami oleh generasi muda terhadap masa depannya

c)       Belom seimbangnya antara jumlah generasi muda dengan fasilitas pendidikan yang tersedia, baik yang formal maupun non formal.

d)      Kuranya lapangan kerja/kesempatan kerja serta tingginya tingkat pengangguran / setengah pengangguran di kalngan generasi mudan dan mengakibatkan berkurang produktivitas nasional dan memperlambat kecepatan laju perkembangan pembangunan nasional serta dapat menimbulkan berbagai problem sosial lainnya.

2)      Potensi-Potensi Generasi Muda / Pemuda
Potensi-potensi yang terdapat pada generasi muda perlu dikembagnkan adalah:

a)      Idealisme dan  daya kritis.

Secara sosiologis generasi muda belum mapan dalam tatanan yang ada maka ia dapat melihat kekurangan-kekurangan dalam tantanan dan secara wajar mampu mencari

b)      Dinamika dan kreatifitas.

Adanya idealisme pada generasi muda,maka generasi muda memiliki potensi kedinamisan dan kreatifitas yakni kemampuan dari kesediaan untuk mengadakan perubahan.
               
c)       Keberanian mengambil resiki

Perubahan dan pembaharuan termasuk pembangunan,mengandung resiko dapat meleset,terhambat atau gagal.

d)      Optimis dan kegairahan semangat

Kegagalan tidak menyebabkan generasi mudah patah semangat

e)      Sikap kemandirian dan disiplin murni

Generasi mudamemiliki keinginan untuk selalu mandiri dalam sikap dan tindakannya

f)       Terdidik

Walaupun dengan memperhitungkan faktor putus sekolah

g)      Keanekaragam dalam persatuan dan kesatuan

Keanekaragam generasi muda merupakan cermin dari keanekaragama masyarakat kita
               
h)      Patriotiesme dan nasionalisme

Pemupukan rasa kebanggan, kecintaan dan turut sera memiliki bangsadan negara di kalangan generasi muda perlu lebih digalakkan.

i)        Sikap Kesatria

Kemurnian idealisme,keberanian ,semangat pengabdian dan pengorbanan serta rasa tanggung awab sosial yang tinggi

j)        Kemampuan penguasaan ilmu dan teknologi

Generasi muda dapat berperan secara berdaya guna dalam rangka pengembangan ilmu danvteknologi bila secara fungsional

3.PERGURUAN DAN PENDIDIKAN

A.      MENGEMBANGKAN POTENSI GENERASI MUDA

     Jika pada abad ke 20 ini Planet Bumi dihuni oleh mayoritas penduduk berusia muda, dengan perkiraan berusia 17 tahunan.tentu akan menimbulkan beberapa pertanyaan. Dua di antara deretan pertanyaan yang muncul adalah : Apakah generasi muda itu telah mendpat kesempatan mengayam dunia pendidikan dan ketrampilan sebagai modal utama bagi insan pembangunan?
Gagasn dan pola kerja yang hampir serupa telah dikembangkan pula di negara-negara Asia, misalnya : Jepang , Kore Selatan , Singapura, Taiwan. Jerih payah dan ketenttuan para inovator pada sektor teknologi industri itu membawa negara negara itu tampil dengan lebih menyakinkan sebagai negara-negara yang berkembang mantap dalm perekonomiannya.

                   B.PENDIDIKAN DAN PERUGURAN TINGGI.

                                Disnilah terletak atri penting dari pendidikan sebagai upaya untuk terciptanya
                         Kualitas sumber daya manusia, sebagai prasrat utama dalam pembangunan.Suatu
                         bangsa akan berhasil dalam pembangunannya secara ‘self propelling’ dan tumbuh
                         menjadi bangsa yang maju apabila telah berhasil memenuhi minumum jumlah dan
                         mutu (termasuk relevansi dengan pembangunan) dalam pendidikan penduduknya.
                         Modernisai jepang agaknya merupakan contoh prototipe dalam hubungan ini.




BAB 5 WARGA NEGARA DAN NEGARA



1.HUKUM , NEGARA DAN PEMERINTAHAN.

                   A.HUKUM
                               
             Sukar kiranya untuk memberikan suatu definisi tentang hukum.Beberapa perumusan yang ada , masing-masing menonjolkan segi tertentu dari hukum.Di dalam bukunya “Pengantar Dalam Hukum Indonesi”, Utrecht memberiakan batasan hukum sebagai himpunan peraturan peraturan (perintah-perintah atau larang-larang) yang mengurus tata tertib dalam masyarakat dan karenan itu harus di taati oleh masyrakat itu.

B.NEGARA

             Negara merupakan alat dari masyrakat yang mempunyai kekuasaan untuk mengatur hubungan manusia dalam masyarkat.

a)      Sifat sifat Negara

             Sebagai organisasi kekuasaan tertinggi, negara mempunyai sifat khusus yang tidak melekat pada organisasi lain.Sifat tersebut melekat pada negara karena penjelmaan(Manifestasi) dari kedaulatan yang dimiliki.

b)      Bentuk Negara

             Dari erat tidaknya serta sifat hubungan suatu negara ke dalam maupun ke luar , dapat kita bedakan anatar bentuk negara dan bentuk kenegaraan.Disebut bentuk negara jika hubungan suatu negara ke dalam(dengan daera-daerahnya) maupun ke luar(dengan negara lain) ikatannya merupakan suatu negara.Sedang bentuk kenegaraan ialah jika hubungan ke dalam maupun ke luarnya, ikatannya merupakan suatu negara.

1)      Negara kesatuan (Unitarisme)

Adalah suatu negara yang merdeka dan berdaulat,di mana kekuasaan untuk mengurus
                   seluruh pemerintah dalam negara itu berada pada pusat.

                   Ada 2 macam bentuk negara Kesatuan, yaiut:

a)      Negara kesatuan dengan sistem sentralisasi.
Di dalam sistem ini. Segala sesautu dalam negara langsung di atur dan di urus pemerintah pusat.

b)      Negara Kesatuan dengan sistem desentralisasi

Di dalam sistem ini, daerah diberi kewenangan untuk mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri.

2)      Negara serikat (Negara Federasi)

Adalah negara yang terjadi dari penggabungan beberapa negara yang semula berdiri
                   sendiri sebagai negara yang merdeka, berdaulat , ke dalam suatu ikatan kerjasama yang
                   efektif untuk melaksanakan urusan secara bersama.Setelah menggabungkan diri , masing
                   masing negara itu melepaskan sebagian kekuasaan dan menyerahkan kepada negara
                   Federalnya.

c)       Unsur –unsur Negara

             Untuk dapat dikatan sebagai suatu negara,negara harus memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:

1)      Harus ada wilayahnya
2)      Harus ada rakyatnya
3)      Harus ada pemerintahnya
4)      Harus ada tujuannya
5)      Mempunya kedaulatan

C)      PEMERINTAH

        Pemerintahan merupakan salah satu unsur penting daripada negar.Tanpa Pemerintahan, maka negara tidak ada yang mengatur.Karena pemerintah merupakan roda negara, maka tidak ada yang mengatur. Karena pemerintahan merupakan roda negara, maka tidak akan mungkin ada suatu negara tanpa pemerintah.

        Dalam pengertian umum sering dicampur adukkan pengertian pemerintah dan pemerintahan, seakan-akan keduanya adalaha sama.Padahal jelas keduanya berbeda

        Untuk membedakan kedua istilah tersebut,maka istilah tersebut harus kita bedakan dalam arti luas dan dalam arti sempit.

       


Pemerintah dalam arti luas:

-          Segala kegiatan atau usaha yang terorganisir,bersumber pada kedaulatan dan berlandaskan dasar negara,mengenai rakyat/penduduk dan wilayah (negara itu) demi tercapainya tujuan negara
-          Segala tugas kewenangan,kewajiban negara yang harus dilaksanakan menurut dasar-dasar tertentu (suatu negara) demi tercapainya tujuan negara.

Pemerintah dalam arti sempit:

-          Kalau kita mengikut montesquie,maka hanyalah tugas,kewajiban dan kekuasaan negara di bidang eksekutfi
-          Kalau kita mengikuti Vollenhoven,kekuasaan negara di bidang bestur.


2. WARGANEGARA DAN NEGARA

                                Unsur penting suatu negara yang lain adalah rakyat,Tanpa rakyar,maka negara itu
                      Hanya ada dalam angan-angan.Termasuk rakyat suatu negara adalah meliputi semua
                      orang yang bertempat tinggal di dalam wilayah kekuasaan negara terebut dan tunduk
                      pada kekuasaan negara tersebut. Dalam hubungan ini rakyat di artikan sebagai kumpulan
                      manusia yang dipersatukan oleh suatu rasa persatuan dan yang bersama-sama mendimi
                      suatu wilayah tertentu.


BAB 6 PELAPISAN SOSIAL DAN KESAMAAN DERAJAT

1.       PELAPISAN SOSIAL

A.      PENGERTIAN

Masyrakat terbentuk dari individu-individe.Individu-individu yang terdiri dari berbagai latar belakang tentu akan membentuk suatu masyarakat heterogen yang terdiri dari kelompok-kelompok sosial.Dengan adanya atau terjadinya kelompok sosial ini maka terbentuklah suatu pelapisan masyarakat atau terbentuklah suatu pelapisan masyarkat atau terbentuklah masyarakat yang berstrata.

B.      PELAPISAN SOSIAL CIRI TETAP KELOMPOK SOSIAL

Pembagian dan pemberian kedudukan yang berhubungan dengan jenis kelamin nampaknya menjadi dasar dari seluruh sistem seluruh sistem sosial masyrakat kuno.Seluruh masyrakat memberikan sikap dan kegiatan yang berbeda kepada kaum laki-laki dan perempuan.Tetapi hal ini perlu diingat bahwa ketentuan-ketentuan tentang pembagian kedudukan antara laki-laki dan perempuan yang kemudian menjadi dasar daripada pembagian pekerjaan, semata-mata adalah ditentukan oleh sistem kebudayaan itu sendiri.

  Di dalam organisasi masyrakat primitif pun di mana belum mengenai tulisan .
Pelapisan masyrakat itu sudah ada.Hal ini terwujud berbagai bentuk sebagai berikut:

1)      Adanya kelompok berdasarkan jenis kelamin dan umur dengan pembedaan-pembedaan hak dan kewajiban

2)      Adanya kelompok-kelompok pemimpin suku yang berpengaruh dan memuliki hak hak istimewa

3)      Adanya pemimpin yang saling berpengaruh

4)      Adanya orang-orang yang di kecilkan di luar kasta dan orang yang di luar perlindungan hukum(cutlaw men)

5)      Adanya pembagian kerja di dalam suku itu sendiri

6)      Adanya pembedaan standar ekonomi dan di dalam ketidaksamaan ekonomi secara umum

C.      TERJADINYA PELAPISAN SOSIAL

-          Terjadi dengan sendirinya

                    Proses ini berjalan sesuai dengan pertumbuhan masyarakat itu sendiri. Adapun orang-orangn yang menduduki lapisan tertentu di bentuk bukan berdasarkan atas kesengajaan yang disusun sebelumnya oleh masyarakt itu,tetapi berjalan secara alamiah dengan sendirinya. Pengakuan-pengakuan terhadap kekuasaan dan wewenang tumbuh  dengan sendirinya.

-          Terjadi dengan disengaja

    Sistem pelapisan yang disusun dengan sengaja ditunjukan untuk mengejar tujuan bersama.Di dalam sistem pelapisan ini ditentukan secara jelan dan tegas adanya wewenang dan kekuasaan yang diberikan kepada seseorang.Dengan adanya pembagian yang jelas dalam hal wewenang dan kekuasaan ini maka di dalam organisasi itu dapat terdapat keteraturan sehingga jelas bagi setiap orang di tempat mana letaknya kekuasaan dan wewenang yang dimilika dan dalam suatu organisasi baik secara vertikal maupun secara horizontal.

D.      PEMBEDAAN SISTEM PELAPISAN MENURUT SIFATNYA.

Menurut sifatnya,maka sistem pelapisan dalam masyarakt dapat dibedakan menjadi:
                     
1)      Sistem pelapisan masyarakat yang tertutup         

Di dalam sistem ini permindahan anggota masyarkat ke lapisan yang lain baikke atas maupun ke bawah tidak mungkin terjadi, kecuali ada hal-hal yang istimewa.Di dalam sistem yang demikan itu satu-satunya jalan untuk dapat masuk menjadi anggota dari suatu lapisan dalam masyarakat adalah karena kelahiran. Sistem pelapisan tertutup kita
                      temui misalnya di india yang masyarakatnya mengenal sistem kasta.



2)      Sistem pelapisan masyrakat terbuka

Di dalam sistem ini setiap anggota masyarakat memiliki kesempatan untuk jatuh ke lapisan yang ada di bawahnya atau naik ke lapisan yang di atasnya.

          Sistem yang demikian ini dapat kita temukan misalnya di dalam masyarakat di indonesia sekarang ini.Setiap orang di beri kesempatan untuk menduduki segala jabatn bila ada kesempatan dan kemampuan untuk itu tetapu di samping itu orang juga dapat turun dari jabatannya bila dia tidak mampu mempertahankannya.

E.       BEBERAPA TEORI TENTANG PELAPISAN SOSIAL

Bentuk konkrit daripada pelapisan masyarakat ada beberapa macam.Ada sementara
Sarjana yang meninjau bentuk pelapisan masyarkat hanya berdasar salah satu aspek saja misalnya aspek ekonomi,atau aspek politik saja,tetapi sementara itu ada pula yang melihatnya melalu berbagai ukuran secara komprehensif.

2.   KESAMAAN DERAJAT

          Sifat perhubungan antara manusia dan lingkungan masryakat pada umumnya adalah timbal balik,artinya orang seorang itu sebagai anggota masyrakatnya,mempunya hak dan kewajiban, baik terhadap masyarakat maupun terhadapat pemerintah dan negara.

1)      PERSAMAAN HAK

Adanya kekuasaan negara seolah –olah hak individe lambat-laun dirasakan sebagai
                      Suatu yang mengganggu, karena di mana kekuasaan negara itu berkembang,terpaksalah       ia memasuki lingkungan hak manusia pribadi dan berkuranglah pula batas hak-hak yang
                      Dimiliki individu itu.Dan disinilah timbul persengketaan pokok antara dua kekuasaan itu
                      Secara porinsip,yaiut kekuasaan manusia yang berwujud dalam hak-hak dasar beserta
                      Kebebasan asasi yang selama itu dimilikinya dengan leluasa.

2)      PERSAMAAN DERAJAT DI INDONESIA
 
Dalam undang-undang dasar 1945 mengenai hak dan kebebasan yang berkaitan
Dengan adanya persamaan derajat dan hak juga tercantum dalam pasal-pasalnya secara jelas.

3.       ELITE DAN MASSA

A.      Pengertian

Dalam pengertian yang umum elite itu menjukan sekelompok orang yang dalam masyarkat menempati kedudukan tinggi.Dalam arti lebih yang khusus dapat diartikan sekelompok orang terkemuka di bidang-bidang tertentu dan khususnya golongan kecil yang memegang kekuasaan.


B.      Fungsi Elite dalam memegang strategi

Dalam suatu kehidupan sosial yang teratur, baik dalam konteks luas maupun yang lebih sempit, dalam kelompok heterogen maupun homogen selalu ada kecenderungan untuk menyisihkan satu golongan tersendiri sebagai satu golongan yang penting.

4.       PEMBAGIAN PENDAPATAN

1)      KOMPONEN PENDAPATAN

Pada dasarnya dalam kehidupan ekonomi itu.hanya ada dua kelompok. Yaitu rumah tangga produsen dan rumah tangga konsumen

2)      PERHITUNGAN PENDAPATAN

Apabila diteliti lebih lanjut, masih terdapat faktor-faktor lain yang dapat mempengaruh besarnya upah atau sewa tanah,walaupn hasil yang dapat di perolehnya tetap.

3)      DISTRIBUSI PENDAPATAN

Setelah dilakukan perhitungan pendapatan nasional,maka dapat di ketahui kegiatan produksi dan struktur perekonomian suatu negara.Lebih lanjut akan mempermudah perancang perekonomian negara,karena telah diketahui bahan-bahan/keterangan mengenaisituasi ekonomi baik secara makro maupun sektoral.